Petugas Dapur Lapas Mamasa Laksanakan Pengawasan dan Monitoring Kegiatan Tamping Koki
Mamasa, 5 Maret 2025 – Petugas dapur Lapas Kelas III Mamasa terus melaksanakan pengawasan dan monitoring terhadap kegiatan tamping koki yang bertugas di dapur umum. Langkah ini dilakukan guna memastikan bahwa seluruh proses pengolahan makanan bagi warga binaan berjalan sesuai dengan standar kebersihan, kualitas, dan keamanan pangan. Hal ini merupakan implementasi dari amanat Menteri Imgrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andriyanto, tentang penerapan dapur bersih dai Lapas/Rutan/LPKA.
Pengawasan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari penerimaan bahan makanan, proses memasak, hingga distribusi makanan kepada warga binaan. Petugas dapur secara ketat memastikan bahwa setiap bahan makanan yang digunakan dalam kondisi baik dan layak konsumsi. Selain itu, standar kebersihan di area dapur juga menjadi perhatian utama guna mencegah risiko kontaminasi atau penyebaran penyakit.
Kepala Lapas Mamasa, Hastono, menyampaikan bahwa peran tamping koki sangat penting dalam menjamin kelancaran operasional dapur umum. Oleh karena itu, pengawasan ketat dilakukan untuk memastikan mereka menjalankan tugas dengan baik dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. “Kami terus melakukan monitoring agar setiap makanan yang disajikan memenuhi standar kesehatan dan gizi yang layak bagi warga binaan. Hal ini merupakan bentuk tanggung jawab kami dalam memberikan pelayanan yang terbaik,” ujarnya.

Selain pengawasan, petugas dapur juga memberikan arahan kepada tamping koki mengenai teknik pengolahan makanan yang higienis serta efisien. Mereka diajarkan cara menyimpan bahan makanan dengan benar, penggunaan alat-alat masak yang sesuai, serta pentingnya menjaga kebersihan diri selama bekerja di dapur. Lapas Kelas III Mamasa berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dapur umum demi memenuhi hak dasar warga binaan dalam mendapatkan makanan yang sehat dan bergizi.
Sementara itu, secara terpisah, Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Sulawesi Barat, Boy Ramdani, mendukung pelaksanaan kegiatan ini. “Dengan adanya pengawasan dan monitoring ini, diharapkan kualitas makanan yang diberikan kepada warga binaan tetap terjaga, serta dapat mencegah potensi permasalahan terkait kesehatan akibat makanan yang tidak layak konsumsi” ungkapnya.
@kemenimipas @ditjenpas @ditjenpassulbar #kemenimipas #ditjenpas #ditjenpassulbar #PemasyarakatanPastiBermanfaat #ArdianAlamsyah #AgusAndrianto #Hastono #LapasMamasa #DiaryLapasMamasa